Pencedraan NII Terhaap Ideologi Negara
Oleh: Muhyiddin
Permasalahan ideologi negara seharusnya sudah selesai diperbincangkan, karena pancasila masih sangat relevan sebagai ideologi dasar indonesia. Namun, yang terjadi saat ini masih banyak yang belum mengerti dari esensi pancasila sebagai dasar Negara Indonesia
Pancasila merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia. Oleh karena itu, pancasila harus selalu kita junjung bersama agar tercipta suatu tatanan masyarakat yang saling menghargai terhadap berbagai perbedaan.
Telah jelas dalam sila ke tiga dalam pancasila bahwa ditekankan untuk Mampu menempatkan persatuan, kesatuan, serta kepentingan dan keselamatan bangsa dan negara sebagai kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan. Jadi, Negara ini tidak bisa berdasarkan atas ajaran satu golongan saja.
Namun, dengan hadirnya aksi golongan Darul Islam atau lebih dikenal NII akhir-akhir ini, kesatuan Indonesia mulai terancam lagi. Bhinneka tunggal ika akan musnah oleh tindakan mereka. Dengan berbagai cara telah mereka lakukan untuk memperjuangkan sebuah ideologi.
NII (Negara Islam Indonesia) adalah suatu gerakan politik yang memaksakan kehendak untuk menjadikan Indonesia sebagai negara Islam. Isu untuk menjadikan Negara Islam selalu bergulir di tingkatan penganut agama garis keras. Mereka tidak bisa melihat bahwa Indonesia itu bukan hanya milik umat islam saja. Ada golongan minoritas yang harus kita akui keberadaannya sebagai rakyat indonesia. Seperti misalnya penganut Protestan, Katolik, Hindu, Buddha dan Khonghucu yang harus dipandang juga sebagai warga negara
Misi Islam yang dibawa oleh Gerakan NII ini telah luput dari jalan yang benar. Sebuah cara “binatang” telah dipraktekkan oleh mereka dengan melakukan pendoktrinan dan pencucian otak kepada anak-anak bangsa untuk mendapatkan sebuah materi. cara dehumanisasi seperti ini telah merusak nama baik islam itu sendiri. Masih belum sadarkah mereka bahwa islam itu adalah agama yang membawa keselamatan? Tapi mereka malah membawa kecelakaan.
Melihat hal yang demikian, kita perlu meluruskan kembali jalan yang telah ditempuh oleh orang-orang gerakan ini. Mereka kurang memahami esensi ajaran Islam wajah Indonesia. Mereka terlalu tekstual dalam memandang Islam. Dengan doktrin-doktrin kekerasan mereka, para pemuda bangsa ini akan menjadi bengis. apa yang telah dilakukan gerakan under Ground ini juga mencedrai empat elemen penting Indonesia, Pancasila, Undang-undang, NKRI, dan Bhunneka Tunggal Ika .
Dalam perjalanannya Indpnesia terus diwarnai dengan aksi-aksi radikal atas dasar sebuah agama. Namun, yang telah terjadi tersebut bukan berarti agamanya tiak benar, tapi orang-orangnya yang tidak benar karena tidak memahami esensi Islam yang sebenarnya.
Kemudian apa yang bisa dilakukan pemerintah dalam menyelesaikan permasalahan gerakan ini? Tentu pemerintah tidak bisa terus diam. Pemerintah harus melakukan langkah-langkah kongkrit untuk menghentikan gerakan yang bisa memecah belah negara kesatuan rakyat indonesia ini.
Negara Indonesia adalah negara hukum. Oleh karena itu, para pelaku cuci otak itu harus segera dicari dan ditindak dnegan hukum dan gerakan NII tidak bisa terus dibiarkan membiak karena mereka telah melakukan suatu tindakan yang menjijikkan bagi kesatuan Negara.
Komentar