CATATAN LELAKI BERAMBUT PANJANG
Oleh: Muhyiddin eL-Febiens
Memang, setiap orang punya alasan-alasan tertentu
dalam melakukan sesuatu, termasuk
seorang laki-laki yang memanjangkan rambutnya tersebut. Ada beberapa persepsi mengenai hal ini, adakalanya
mereka di cap sebagai seorang aktivis,
seniman, preman, bahkan kadang-kadang di cap sebagai banci (laki-laki yang
mirip cewek).
Rambut panjang bagi seorang
laki-laki sering dianggap oleh sebagian masyarakat sebagai sesuatu yang amoral,
padahal jika kita mencoba untuk mengaca pada siapa kita harus mencontoh, yaitu
nabi Muhammad SAW maka kita tidak akanberpikir “sekanan” itu. Jadi, saya juga mengatakan
dengan memohon pertolongan kepada Allah Sesungguhnya memanjangkan rambut adalah
sunnah. Sebagaimana yang dikatakan oleh Imam Ahmad rahimahullah ta’ala ” memanjangkan rambut itu adalah sunnah,
seandainya kita mampu pasti kita sudah memanjangkannya. Akan tetapi hal ini
butuh beban dan perhatian.” Ibnu Qayim dalam kitabnya (Zadul Maad) juga berkata:
“Rasulullah tidak diketahui membotak
kepala, kecuali dalam ibadah (haji dan umrah).”
Dr. Ahmad Al-Hajji Al-Kurdi, seorang peneliti pada Ensiklopedi Fiqih
Kuwait mengatakan bahwa Rasulullah SAW terkadang memanjangkan rambutnya dan
terkadang memendekkannya. Hal itu untuk menjelaskan bahwa keduanya diperbolehkan.
Dan atas dasar itu, maka orang yang ingin memanjangkan rambutnya
dengan berniat untuk iqtida'' (mengikuti) apa yang dilakukan oleh nabi
SAW, akan mendapat pahala. Dengan syarat mode dan potongannya tidak menyerupai
mode dan potongan yang lazim dipilih oleh para wanita. Demikian juga bagi
mereka yang ingin memendekkan rambutnya dengan niat juga ber-iqtida''
(mengikuti) nabi SAW, dia akan dapat pahala juga.
Namun, baik memanjangkan atau memendekkan rambut, apabila tidak diiringi
dengan niat mengikuti apa yang pernah dilakukan oleh Rasulullah SAW, tentu
tidak akan mendapatkan pahala apa pun. Misalnya, hanya sekedar mengikuti model
yang terbaru.
Oleh karena itu, orang yang mempunyai pilihan memanjangkan rambut
atau memendekkannya harus saling menghargai karena islam itu sangat menghargai
perbedaan. Dan islam adalah agama yang sangat lembut, tidak suka akan
kekerasan.
Komentar