Jangan Berhutang Jika Tidak Ingin Tertindas

Hidup ini memang tantangan untuk menuju kehidupan yang abadi, di dunia  ini bukan segalanya. karena semua akan berkhir disitu tampa ada yang abadi, mungkin yang tersisa hanya kenangan. dalam kehidupan sosial kita akan saling berinteraksi dengan manusia lainnya, dan kita harus saling merasa membutuhkan, karena kita adalah sama-sama manusia yang tidak mempunyai kekuatan apa pun. mari kita bertanya pada alam. siapakah diri kita ini? pastilah alam akan menjawab tanpa kata-kata. dia akan menjawab betapa manusia ini kerdil sekali dan tidak berdaya di hadapan-Nya. oleh karena itu manusia tidak logis sekali jika berlaku sombong di dunia ini.

Dalam kehidupan sehari-hari kita akan berjumpa dengan Hutang jika kita berada dalam ruang kemelaratan ataupun juga dalam mengembangkan seuha bisnis. hutang merupakan sesuatu yang menakutkan bagi saya atau mungkin yang menkautkan bagi mereka karena hutang itu akan menghantui kemana saja kita bergerak dan akan mengekang keinginan-keinginan kita. orang yang menghutang adalah kendali dari yang meberi Hutang, dia akan mengikat lehernya dana akan membawanya kemana-kemana sesuai dengan keinginan sang pemberi hutang itu. sungguh sangat mengerikan hidup ini jika tidak bisa menjauhi Hutang. mudah-mudahan kita semua terhindar dari yang namnya Hutang. kita harus berusaha untuk selalu terhindar dari Hutang yang sekiranya membuat kita tertindas karenanya. 

Kita sebagai manusia tidak akan luput dari sebuah tanda tanya. Tanda tanya yang bisa melahirkan sebuah gerakan Revolusioner, yang akan menumbangkan kekuasaan yang licik dan kejam, seperti halnya Amerika yang selalu menindas negara-negar lain dengan Kekuasannya. memnag, mereka itu tidak menindas terang-terangan dan tidak memakai kekerasan. tapi mereka menggunaka soft plitik atau politik yang lembut. politik ini bisa disebut juga Money Politik, Uang menjadi alat untuk berpolitik, Amerika akan Memeberikan Hutang-hutang kepada negara-Negara yang Berkembang seperti Halnya Indonesia. 

kita sering mengkoar-koarkan tentang Kapitalis dan mengekspresikan betapa Kejamnya si Kapitalis anjing itu. yang tidak mau akan penderitaan rakyat-rakyat miskin. mereka bersikap aptis pada mereka padahal mereka semua adalah saudaranya. sungguh itu merupkan kemusyrikan yang nyata. yang seakan menuhankan Uang. mereka tidak akan puas pada apa yang telah didapatkannya saat ini. seharusnya mereka itu melakukan musyawarah dulu dengan rakyat seperti halnya yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW. akan tetapi mereka tidak akan pernah peduli, dan kita yang harus peduli. dan introspeksi terhadap diri kita untuk tidak melakukan sistem kapitalis dalam kehidupan sehari-hari. 

oleh karena itu, jika kita ingin menjadi manusia sempurna. mari kita bersua dengan alam. ketika kita bersua dengan alam, maka pada saat itu juga kita akan menemukan hakikat kita yang sebenarnya. disanalah tempat kita berada dan merenungkan tentang diri kita sebagai manusia yang tidak punya kekuata apa-apa. 

By: Muhyiddin el-Febiens

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kiat mengirim tulisan ke Media

Tips Agar disukai cewek-cewek

Sebuah Tanda Tanya (?)