Bermimpi Menemukan Tuhan
sejak kecil kita semua akan disuruh oleh Orang Tua kita untuk Bermimpi, Bermimpi jadi Presiden, Jadi Dokter, Jadi Prodesor dll. mereka selalu mengharapkan yang terbaik bagi kita, dan aku merasa punya tanggung jawab besar untuk itu. tapi apalah daya biarlah waktu yang menentukan aku menjadi aku yang sebenarnya esok di pagi hari. yang terpenting untuk saat ini adalah selalu berusaha untuk menggapai mimpi-mimpi kecilku.
manusia sempurna adalah sebuah mimpi mutlak bagi manusia, dengan memenifestasikan nama-nama Tuhan Dalam kehidupan ini maka kita akan menjadi manusia sempurna seperti halnya para Nabi. tapi jujur kita semua takkan pernah jadi nabi, karena Masa Nabi sudah Berakhir. berakhir dari sang penyempurna Akhlak dari manusia. yakni Nabi Muhammad SAW. tugas kita untuk saat ini adalah meneladaninya. dan untuk menggapai mimpi-mimpi ini kita butuh proses. dan dalam berproses kita butuh meneladani akhlak-akhlak beliau.
Mimpi adalah sebuah tuntutan bagi manusia, manusia dituntut untuk bermimpi, dan aku hidup untuk bermimpi dan menggapainya. semoga jalanku selalu berada di Jalan-Nya. karena aku saat ini sedang Mencari-Nya. Mudah-mudahan Jalan yang aku tempuh saat ini adalah jalan yang benar untuk Menemukan-Nya. semoga mimpi untuk menemukan-MU bisa engkau Ridhoi ya Tuhan....amien. walau pun aku tahu bahwa aku takkan mampu untuk melihat Dzat-Mu, setidaknya aku menemukan Kebenaran tentang diri-Mu saja itu sudah sangat Cukup karena untuk menemukan-Mu aku butuh kebenaran. dan aku selalu memohon pada-MU untuk selalu meridhoiku.
tapi, aku juga harus bermimpi untuk Orang Tuaku. karena dialah yang melahirkanku, membesarkanku, menjadikan aku seperti saat sekarang ini. dalam dunia ini, aku diutus bukan untuk menyampaikan Wahyu. aku diutus untuk membahagiakan kedua orang tuaku. kita semua diutus untuk Membahagiakannya. Mudah-mudahan.
manusia sempurna adalah sebuah mimpi mutlak bagi manusia, dengan memenifestasikan nama-nama Tuhan Dalam kehidupan ini maka kita akan menjadi manusia sempurna seperti halnya para Nabi. tapi jujur kita semua takkan pernah jadi nabi, karena Masa Nabi sudah Berakhir. berakhir dari sang penyempurna Akhlak dari manusia. yakni Nabi Muhammad SAW. tugas kita untuk saat ini adalah meneladaninya. dan untuk menggapai mimpi-mimpi ini kita butuh proses. dan dalam berproses kita butuh meneladani akhlak-akhlak beliau.
Mimpi adalah sebuah tuntutan bagi manusia, manusia dituntut untuk bermimpi, dan aku hidup untuk bermimpi dan menggapainya. semoga jalanku selalu berada di Jalan-Nya. karena aku saat ini sedang Mencari-Nya. Mudah-mudahan Jalan yang aku tempuh saat ini adalah jalan yang benar untuk Menemukan-Nya. semoga mimpi untuk menemukan-MU bisa engkau Ridhoi ya Tuhan....amien. walau pun aku tahu bahwa aku takkan mampu untuk melihat Dzat-Mu, setidaknya aku menemukan Kebenaran tentang diri-Mu saja itu sudah sangat Cukup karena untuk menemukan-Mu aku butuh kebenaran. dan aku selalu memohon pada-MU untuk selalu meridhoiku.
tapi, aku juga harus bermimpi untuk Orang Tuaku. karena dialah yang melahirkanku, membesarkanku, menjadikan aku seperti saat sekarang ini. dalam dunia ini, aku diutus bukan untuk menyampaikan Wahyu. aku diutus untuk membahagiakan kedua orang tuaku. kita semua diutus untuk Membahagiakannya. Mudah-mudahan.

Komentar