Cara Mengatasi Konflik
Konflik bisa terjadi dimana saja. Munculnya juga bermacam-macam sumbernya. Konflik terjadi lantaran adany ketidaksesuaian antara pandangan pribadi kita dengan orang lain yang termasuk partner di lingkungan kita. Berikut adalah tawaran tips untuk mengatasi konflik yang kita hadapi:
Bangunlah hubungan yang harmonis dengan dasar saling percaya. Berikan kesempatan kepada orang lain untuk mengenali anda apa adanya. Berusahalah lebih mengenal orang yang ada di sekitar anda dengan modal kecil--tersenyum.
Hadapilah konflik atau masalahnya, jangan orangnya.
Dalam hal ini bisa menggunakancara-cara seperti menggunakan teladan yang diterapkan orang dewasa lain. Anda juga bisa mencoba menyelasaikan konflik anda dengan menggunakan role play, kemudian usahakan untuk menemukan pelajaran dari role play tersebut.
Hadapilah orang yang mengalami konflik dengan anda secara manusiawi, sementara masalah yang dipecahkan seadil-adilnya.
Jangan memaksakan diri untuk secepatnya konflik yang anda hadapi tuntas. Biarkan sedikit waktu untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi segala kemungkinan yang bisa terjadi.
Dengan terjadinya konflik, sebenarnya kita bisa memperoleh hubungan yang semakin baik. Persoalannya adalah apakah konflik yang terjadi tersebut kita anggap sebagai ujian atau merupakan petaka. Kalau kita mengganggap sebagai ujian, maka kita wajib menyelesaikannya secara tuntas.
Bangunlah hubungan yang harmonis dengan dasar saling percaya. Berikan kesempatan kepada orang lain untuk mengenali anda apa adanya. Berusahalah lebih mengenal orang yang ada di sekitar anda dengan modal kecil--tersenyum.
Hadapilah konflik atau masalahnya, jangan orangnya.
Dalam hal ini bisa menggunakancara-cara seperti menggunakan teladan yang diterapkan orang dewasa lain. Anda juga bisa mencoba menyelasaikan konflik anda dengan menggunakan role play, kemudian usahakan untuk menemukan pelajaran dari role play tersebut.
Hadapilah orang yang mengalami konflik dengan anda secara manusiawi, sementara masalah yang dipecahkan seadil-adilnya.
Jangan memaksakan diri untuk secepatnya konflik yang anda hadapi tuntas. Biarkan sedikit waktu untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi segala kemungkinan yang bisa terjadi.
Dengan terjadinya konflik, sebenarnya kita bisa memperoleh hubungan yang semakin baik. Persoalannya adalah apakah konflik yang terjadi tersebut kita anggap sebagai ujian atau merupakan petaka. Kalau kita mengganggap sebagai ujian, maka kita wajib menyelesaikannya secara tuntas.
Komentar