PERLU PELATIHAN*
Salah satu amanah yang menjadi kewajiban perguruan tinggi sebagaimana termaktub dalam tridarma perguruan tinggi adalah menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat. Kewajiban itu harus melekat pada diri setiap mahasiswa sebagai bagian utama dari eksistensi perguruan tinggi.
Pengabdian mahasiswa melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) pada hakikatnya merupakan bagian dari implementasi visi akademik yang dapat menyentuh wilayah praksis kebutuhan masyarakat. Namun, selama ini kegiatan pengabdian mahasiswa tersebut masih memiliki jangkauan terbatas, dan kurang representatif menyentuh kebutuhan riil masyarakat.
Keterbatasan implementasi pengabdian mahasiswa melalui KKN tersebut antara lain disebabkan cara pandang civitas academica yang melihat KKN hanya sebagai rutinitas formal, bertujuan untuk mencari nilai dan menyempurnakan SKS semata, sehingga kurang terkait secara langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Di samping itu, dalam pelaksanaan KKN selama ini juga tidak disertai dengan pembekalan awal yang menggunakan metode assesment yang tepat. Para mahasiswa yang melaksanakan KKN tidak pernah dibekali dengan metode yang tepat dalam menemukan potensi dan kebutuhan sosial masyarakat. Menyadari akan hal itu, maka mahasiswa perlu melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan terlebih dahulu mengadakan tahap pembekalan, seperti pelatihan PAR (participation action reseach).
Pembekalan PAR ini adalah langkah awal untuk menjadikan mahasiswa sebagai abdi masyarakat yang baik sebelum melangkah pada praktiknya. Diharapkan kegiatan tersebut mampu memberi pemahaman mengenai kemasyarakatan sehingga mampu menganalisis kebutuhan-kebutuhan masyarakat dan tidak kebingungan setelah melakukan pengabdian
* Tulisan ini pernah dimuat di Suara Merdeka Pada Tanggal 22 Oktober 2011

Komentar